Retreat Persiapan Pelayanan 1 Tahun Mahasiswa Institut Injil Indonesia Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022

IMG 20210819 093421Batu, Jumat, 20 Agustus 2021 --- Retreat Persiapan Pelayanan Satu Tahun Mahasiswa untuk semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 di Institut Injil Indonesia, telah dilangsungkan kemarin pada hari Kamis pada tanggal 19 Agustus 2021 dengan tema Pelayanan yang Berkenan Kepada Allah dan sub tema Dasar Pelayanan yang Sejati yang terambil dari 1 Korintus 3:10-23. Acara yang merupakan agenda tahunan dari kalender akademik I-3 ini bertujuan membekali para mahasiswa tingkat III dari Prodi Teologi, PAK maupun Misi yang akan diutus ke ladang pelayanan selama satu tahun.

Dalam acara yang berlangsung di Gedung Kantate depan, selain Dr. Fredi Purwanto selaku Wakil Rektor IV bidang Pelayanan dan Dr. Dina E. Latumahina selaku Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, juga nampak hadir Rektor, Dr. Sudung Nainggolan, Pdt, Jansen Amiman, S.Th selaku Sekum YPPII Batu selaku BPPTS beserta para dosen serta bapak/ibu staf pembina unit.

Acara dibuka dengan pujian dan penyembahan dan yang bertugas sebagai WL, tim pujian, tim musik, rebana dan tarian adalah para mahasiswa yang akan memasuki pelayanan satu tahun. Dalam firman Tuhan yang disampaikan oleh Dr. Yohanis Udju Rohi, ada beberapa hal yang penting dan menarik untuk diperhatikan yakni bahwa setiap hamba Tuhan sejatinya adalah kawan sekerja Allah / kawan pelayanan Allah yang bersinergi, maka dalam pelayanan jangan sampai ada sikap bermusuhan atau pun rivalitas yang merusak pelayanan. Para hamba Tuhan harus membangun kerjasama, bekerja sama dan bekerja bersama-sama. Selaku mahasiswa yang dipersiapkan untuk memasuki pelayanan satu tahun perlu membangun kerjasama dengan kampus, mentor dan tempat pelayanan. Jikalau ada mentor yang memperlakukan mahasiswa tidak seturut dengan agenda dan tugas selaku hamba Tuhan agar jangan lari dari pelayanan melainkan mendoakan mentor menjaga komunikasi dengan bapak/ibu unit dan berkonsultasi dengan Warek IV bidang Pelayanan.

Selain rekan sekerja Allah, hamba Tuhan adalah juga bangunan atau ladang Allah. Jiwa-jiwa adalah ibarat bangunan yang harus dibangun dan ladang yang harus digarap. Jiwa-jiwa merupakan muara dari setiap prodi yang ada di I-3. Layanilah jiwa-jiwa, bawa untuk bertemu dengan Tuhan Yesus, agar mereka dilepaskan dari kuasa dosa dan kuasa Iblis. Selain bekerja sama dengan rekan sekerja, jiwa-jiwa merupakan hal inti yang harus diperhatikan. Adalah percuma jika hanya belajar Teologi, PAK maupun Misi namun tidak bermuara pada pemeliharaan jiwa-jiwa yang Tuhan sediakan.

Selaku pengkhotbah, Dr. Yohanis Udju Rohi juga menyampaikan bahwa dalam melayani Tuhan, setiap hamba Tuhan harus menyadari bahwa Tuhan pasti mengaruniakan kasih karunia dan kepandaian untuk melayani. Setiap kali hamba Tuhan diutus, Tuhan pasti memperlengkapinya sesuai apa yang diperlukan di ladang pelayanan sehingga seharusnya hamba Tuhan tidak perlu minder melainkan percaya diri di dalam Tuhan yang Empunya pelayanan. Para mahasiswa yang akan diutus adalah pribadi-pribadi yang berpendidikan yang seharusnya dapat merintis pelayanan. Dalam meletakkan dasar pelayanan berpusat pada Yesus Kristus Tuhan. Yesus Kristus sebagai inti pelayanan dan jiwa-jiwa dilayani untuk dibawa kepada-Nya. Pelayanan yang tidak berdasar kepada Yesus Kristus niscaya akan gagal. Dasar dalam Kristus diisi dengan pengajaran yang benar sehingga jemaat dan jiwa-jiwa yang dilayani dapat bertumbuh secara benar.

Hal senada disampaikan oleh Rektor I-3, Dr. Sudung Nainggolan yang mengingatkan agar para mahasiswa yang akan masuk dalam pelayanan satu tahun dapat berjuang menjadi hamba Tuhan yang mampu bertahan hingga akhir dalam ladang pelayanan. Juga ditegaskan mengenai pentingnya karakter yang baik selaku hamba Tuhan, memiliki etiket dan keterampilan yang baik, terutama dalam penguasaan teknologi bagi para mahasiswa yang akan melayani di perkotaan.

Selamat mempersiapkan diri memasuki pelayanan satu tahun, para mahasiswa tingkat III Institut Injil Indonesia. Selamat melayani jiwa-jiwa, membawa mereka kepada Yesus Kristus Tuhan, membawa mereka kepada pertobatan dan lahir baru di dalam Kristus. Kiranya Kesehatan dan hikmat dari Tuhan senantiasa menyertai para hamba-Nya sampai kita berjumpa lagi tahun depan di kampus tercinta dalam sukacita karena Nama Yesus dipermuliakan!